Mahasiswa PKUMI Istiqlal Kunjungi KBRI Washington D.C, Disambut Hangat Dubes Dwisuryo Indroyono Soesilo
Washington D.C, 24–25 November 2025, Sebanyak 10 mahasiswa Program Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI) yang tengah mengikuti Short Course di Hartford International University melaksanakan kunjungan resmi ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Washington D.C. Rombongan mahasiswa ini turut didampingi dua pembina, yaitu Saleh Mude dan Zahro serta Muh. Saharruddin Mangngasa selaku Imam IMAAM Center Washington D.C. Kehadiran delegasi PKUMI disambut dengan sangat hangat oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat, Bapak Dwisuryo Indroyono Soesilo.
Kunjungan ini menjadi agenda penting dalam rangka memperkuat jaringan, wawasan internasional, serta memperdalam pemahaman mahasiswa mengenai dinamika global dan kehidupan masyarakat multikultural. Dalam sesi bincang santai namun penuh makna, para mahasiswa memaparkan seluruh rangkaian kegiatan short course yang telah mereka jalani, termasuk materi-materi baru, dialog lintas agama, serta pemahaman mereka terhadap budaya dan sejarah Amerika Serikat seperti makna Thanksgiving.
Dalam kesempatan itu, Dubes Dwisuryo Indroyono Soesilo juga mengonfirmasi kedatangan para mahasiswa PKUMI kepada Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A. Ia menyampaikan bahwa mahasiswa PKUMI menjalankan program dengan baik dan penuh semangat untuk memperluas wawasan keilmuan dan keumatan.
Dalam arahannya, Dubes menekankan pentingnya kompetensi ulama di era global. Beliau menyampaikan bahwa calon ulama tidak hanya perlu menguasai ilmu agama, tetapi juga harus memahami ilmu umum, geopolitik, dan dinamika sosial umat di berbagai negara. Dengan bekal tersebut, ulama Indonesia akan mampu tampil sebagai tokoh moderat, bijak, dan mampu menjawab tantangan zaman.
Kegiatan silaturahmi ini ditutup dengan jamuan sarapan (breakfast) bersama, dilanjutkan dengan salat Subuh berjemaah dan doa bersama untuk kesehatan, kesuksesan, dan kemajuan bangsa Indonesia.
Kunjungan ini diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa PKUMI untuk membangun kapasitas global sekaligus memperkuat komitmen dalam membentuk peradaban Islam yang inklusif, moderat, dan berwawasan luas.













